Gunakan 2 Bahan Ini untuk Bakar Lemak dan Keluarkan Parasit

Ilustrasi parasit di dalam tubuh.

Mungkin, sebagian besar dari Anda sudah memiliki dua bahan alami ini di dapur. Hasil dari kombinasi keduanya akan mengejutkan Anda. Ya, lemak Anda akan benar-benar terbakar.

Biasanya, orang akan berpikir, bahwa energi yang tersimpan di dalam tubuh hanya akan menjadi lemak, dan untuk menghilangkannya, mereka harus menjalani diet. Namun kenyataannya, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan.

Tapi, ada vitalitas lain yang dapat mengganggu proses pembakaran lemak. Di dalam tubuh, ada dua penyimpanan vitalitas, yaitu glikogen (pati) dan protein (otot). Cara tubuh dalam menggunakan keduanya, dapat mengubah cara tubuh dalam menggunakan lemak. Oleh karena itu, saat Anda ingin mengonsumsi makanan manis, sebenarnya itu tidak masalah.

Tapi, jika keinginan untuk mengonsumsi makanan manis berlangsung secara terus-menerus, ini bisa berarti Anda sedang mengalami tingkat stres yang tinggi atau Anda memiliki parasit usus.


Ketika seseorang mengonsumsi jumlah tinggi gula, ini akan memungkinkan penyebaran parasit. Proliferasi jamur dan bakteri terjadi karena kebiasaan ini. Mengidam makanan, sering terjadi akibat parasit yang tidak diinginkan. 

Untuk itu, agar dapat mengeluarkan parasit dari dalam tubuh dan mempercepat proses pembakaran lemak, Anda perlu mengonsumsi kombinasi bahan alami berikut ini.

Bahan yang dibutuhkan:
  • 100 gram biji rami
  • 10 gram cengkeh kering
Cara membuat:
Giling kedua bahan sampai halus. Konsumsi 2 sendok makan campuran ini di pagi hari selama 3 hari berturut-turut. Anda juga dapat menambahkan satu sendok makan ke dalam segelas air dan diminum saat sarapan.

Konsumsi campuran ini selama 3 hari, dan istirahat selama 3 hari. Setelah itu, Anda baru bisa melanjutkan metode ini. Hasilnya akan terlihat setelah satu bulan.

Selain itu, pastikan untuk mendapatkan asupan vitamin dan mineral setiap harinya. Takaran yang sesuai akan memberikan vitalitas yang dibutuhkan, serta jangan lupa untuk melakukan olahraga.

Sumber: Cuisine and Health

0 komentar:

Post a Comment