Makanan Sehat Ini Penyebab Kanker dan Kerusakan Otak?

Ilustrasi sel kanker.

Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang kini mulai banyak diderita. Oleh karena itu, makin banyak orang yang mencoba untuk mengonsumsi makanan sehat, demi terhindar dari penyakit ini.

Para pelaku vegan dan vegetarian, biasanya memilih tofu sebagai alternatif sehat pengganti susu, telur dan daging. Namun ternyata, hasil penemuan menyatakan bahwa mengonsumsi susu, daging dan telur, lebih baik daripada Anda mengonsumsi kedelai dan olahan produk kedelai lainnya.

Dr Daniel, seseorang yang sudah terkenal di dunia medis menyatakan bahwa kacang kedelai yang sudah diproses pada tekanan dan suhu tinggi serta menggunakan bahan kimia, mengandung karsinogen dan menjadi beracun. Konsumsi teratur kedelai dan produk olahannya, berisiko menderita beberapa penyakit berikut ini.

  • Alergi
  • Kanker
  • Kerusakan otak
  • Masalah reproduksi
  • Jantung dan stroke
  • Pubertas dini dan gangguan hormonal
  • Masalah dengan kelenjar tiroid (yang mengakibatkan kelelahan, rambut rontok, berat badan dan malaise)
  • Kehilangan imunitas
Pada tahun 1999, Food and Drug Administration (FDA) menyatakan bahwa kedelai dapat mencegah penyakit jantung, tetapi akhirnya, Dr. Daniel dan rekan-rekannya menandatangani petisi, dimana mereka meminta pencabutan pernyataan mereka.

Selain itu, bagi para ibu disarankan untuk memilih produk alami saja dalam memberikan makanan untuk bayinya, serta menghindari susu formula karena mengandung kedelai dan bahan kimia. Mengonsumsi susu formula sama saja seperti mengonsumsi 5 buah pil kontrasepsi sehari.

Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus menghindari kedelai dan produk olahannya:
  • Tinggi pestisida
  • Menyebabkan penyakit kronis, masalah perut, pembekuan darah dan masalah tiroid.
  • Mengubah sekresi enzim yang memecah protein, sehingga menyebabkan penyakit gastrointestinal, kekurangan asam amino, gangguan pankreas, dan bahkan kanker.
  • Mengandung senyawa yang dapat mengurangi bahkan memblokir penyerapan mineral, seperti magnesium, kalsium, besi dan seng.
Cobalah untuk membiasakan mengonsumsi makanan mentah, makanan fermentasi yang belum diproses dan menghindari produk apapun yang mengandung kedelai, termasuk susu kedelai, protein shake, es krim yang terbuat dari kedelai, dan lain-lain.

Jika Anda tetap ingin mengonsumsi kedelai, pilihlah produk kedelai yang difermentasikan. 

Sumber: Family Health Freedom Network

7 comments:

  1. anak saya tidak minum asi karna bermasalah pada asi, jadi dianjurkan oleh dokter untuk minum susu formula, tapi anak saya alergi susu sapi, terus anak saya dikasi apa kalu tidak boleh minum susu olahan kedelai (soya)?? kasi air gula??

    ReplyDelete
    Replies
    1. ASI adalah makanan terbaik untuk bayi.Usia berapa bulan anaknya Bu..

      Delete
  2. tempe goreng dan tahu goreng boleh tidak dok

    ReplyDelete
  3. apapapun itu.menjadi vegan adalah pilihan. humanis jadi dasar kami para vegan. dalam pikiran kami tetaplah sama,memakan daging adalah salah,binatang adalah teman bukan untuk dimakan! mau mati makan tempe atau tahu tak masalah.yang penting kmatian kami bersih dari unsur pembantaian atau kekejaman untuk dimakan. go vegan!

    ReplyDelete
  4. Info kesehatan ini MENYESATKAN !!
    Jangan lah mudah percaya pada sumber sumber yang TIDAK JELAS !!
    Mari singkap siapa kah DR. Daniel itu , lalu kita cari risalah medik dan saintis nya , kalo hanya info sekedar dari dokter terkenal , itu Tidak dapat dijadikan Kebenaran akan tesis ini .

    ReplyDelete
  5. Tolong untuk semua publik, jangan mudah percaya dengan kata - kata yang tidak bertanggung jawab, jika benar Dr. danil itu siapa dimana, jangan asal ngomong semua makanan boleh dimakan yang penting, bersih sehat dan halal,

    ReplyDelete
  6. beratus ratus tahun warga indonesia makan tempe dan beribu tahun warga china makan tahu di negaranya, yg kanker otak justru orang bule karena tidak makan tahu tempe

    ReplyDelete