Awas, Kurang Tidur Sebabkan 6 Penyakit Ini

Ilustrasi insomnia.

Tidur sangat penting untuk kesehatan kita. Menutup mata setiap malam selama beberapa jam, sama saja memberikan kesempatan untuk tubuh beristirahat dan mengisi ulang energi yang terkuras seharian.

Jutaan proses terus terjadi saat kita tidur, membantu otak untuk melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan memori, sementara sel bekerja meregenerasi dan memperbaiki jaringan yang rusak saat kita bangun.

Tetapi jika Anda kurang tidur, semua proses tersebut dapat terhambat. Keesokan harinya, Anda akan sulit berkonsentrasi, bahkan kurang tidur dalam waktu yang lama dapat memiliki konsekuensi serius pada kesehatan Anda. 

Banyak penelitian menunjukkan, kurang tidur dapat menyebabkan berbagai kondisi serius dan mengancam jiwa, mulai dari kanker, diabetes, dan masalah jantung. Lalu, kondisi apa lagi yang resmi dikaitkan dengan kebiasaan tidur yang buruk?

Alzheimer
Sebuah studi di tahun 2013 yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Johns Hopkins menemukan bahwa, kurang tidur dapat menjadi penyebab penyakit Alzheimer dan berdampak pada kecepatan perkembangan penyakit. 

Obesitas dan diabetes
Diabetes telah lama dikaitkan dengan kualitas tidur yang buruk, tetapi penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di University of Chicago membongkar bagaimana tidur yang buruk dapat berpotensi menyebabkan obesitas, dan akhirnya, menyebabkan diabetes.

Penyakit kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular telah dikaitkan dengan tidur yang buruk. Sebuah studi baru-baru ini dipresentasikan di EuroHeartCare, pertemuan tahunan European Society of Cardiology menemukan bukti yang lebih kuat tentang korelasi kuat antara kualitas tidur yang buruk dengan penyakit kardiovaskular. Setelah meneliti 657 pria Rusia berusia antara 25-64 tahun selama 14 tahun, para peneliti menemukan bahwa hampir dua pertiga dari mereka yang mengalami serangan jantung juga mengalami gangguan tidur.

Bunuh diri
Penelitian terbaru yang dilakukan pada tahun 2014, menemukan hubungan antara meningkatnya insiden bunuh diri pada orang dewasa dan tidur yang buruk, terlepas dari sejarah masa lalu dengan depresi.

Kanker prostat
Dalam sebuah studi 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Cancer Epidemology, Biomarkers and Prevention, peneliti menemukan peningkatan insidensi dan keparahan kanker prostat pada pasien dengan masalah tidur. 

Sumber: The Hearty Soul

0 komentar:

Post a Comment