6 Tanda Sakit Kepala Anda Tidak Normal dan Berbahaya

Pria sakit kepala.

Jika Anda salah satu orang yang sering mengalami sakit kepala, Anda tak boleh mengabaikan gejala-gejala yang muncul sekecil apapun. Karena hal tersebut dapat menjadi indikasi adanya komplikasi kesehatan tertentu yang berbahaya.

Sakit kepala bisa menjadi salah satu jenis terburuk dari nyeri tubuh dan dapat membuat seseorang menjadi lemas. Kadang-kadang, orang yang mengalami bentuk parah dari sakit kepala bahkan tidak akan mampu menjaga mata mereka tetap terbuka dan tidak akan mampu berfungsi secara normal, sehingga menghambat kegiatan sehari-hari.

Sakit kepala dapat terjadi karena beberapa faktor, dan terkadang penyebabnya tidak dapat diprediksi sama sekali. Sakit kepala bisa menjadi gejala flu biasa, pilek, sinusitis, kelelahan, kurang nutrisi, stres, terlalu banyak menghabiskan waktu di depan komputer, depresi, hipertensi, dan lain-lain.

Sebenarnya, mengonsumsi obat penghilang rasa sakit untuk menyingkirkan sakit kepala adalah ide yang buruk, karena sangat tidak sehat dan dapat menyebabkan efek samping. Berikut beberapa tanda yang menunjukkan sakit kepala yang Anda derita tidak normal dan berbahaya.

1. Sakit kepala 'petir'
Jika Anda mengalami sakit kepala menembak, yang berlangsung selama beberapa menit dan Anda merasa seperti ada petir di kepala Anda, ini bisa menjadi tanda pendarahan otak kecil.

2. Nyeri fluktuasi.
Jika intensitas sakit kepala Anda berfluktuasi dan tidak konstan, ini bisa berarti Anda memiliki migrain atau mengalami pembengkakan pembuluh darah otak.

3. Nyeri di sekitar mata.
Jika Anda banyak merasakan sakit terutama di sekitar mata Anda, ini bisa menjadi indikasi glaukoma atau sinusitis.

4. Nyeri di pelipis.
Jika sakit kepala Anda terkonsentrasi di pelipis, maka itu bisa menjadi indikasi penyakit jantung, terutama jika Anda berusia di atas 50 tahun.

5. Sakit kepala di pagi hari.
Jika sakit kepala Anda lebih umum dialami pada pagi hari, itu bisa menjadi indikasi dari sinusitis akut, karena rongga hidung mengalami peradangan di malam hari, akibatnya Anda akan mengalami sakit kepala di pagi hari.

6. Stroke.
Jika Anda menjalani olahraga teratur, namun merasakan sakit kepala samar selama lebih dari sebulan, Anda bisa berada pada risiko pengembangan stroke.

Sumber: Boldsky

0 komentar:

Post a Comment