Begini Cara Mengenali Nyeri Kanker

Ilustrasi kanker.

Kanker adalah salah satu penyakit yang dapat merugikan kehidupan seseorang jika tidak terdeteksi pada tahap awal. Jika Anda menjalani diet dan gaya hidup sehat, ini bisa mengurangi risiko tertular penyakit kanker.

Nyeri bukan merupakan bagian dari kanker tetapi sering disebabkan oleh kanker itu sendiri. Ketika tumor menekan saraf, tulang atau bagian tubuh, ini dapat memicu rasa sakit. 

Beberapa obat kemoterapi juga dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa dan sensasi terbakar pada anggota tubuh penderita kanker. Nyeri kanker dapat dibagi menjadi tiga kategori, apa saja? Berikut penjelasan lengkapnya.

Nyeri akut
Ini terjadi ketika tubuh entah bagaimana melukai dirinya sendiri, dan rasa sakit hilang saat luka sembuh. Rasa sakit ini intens dan terjadi dalam rentang waktu singkat.

Nyeri kronis
Juga dikenal dengan nyeri terus-menerus. Ini berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama dan berlangsung lebih dari 3 bulan. Rasa sakit ini bisa parah atau ringan. Rasa sakit ini tidak akan hilang dan perlu dirawat dengan benar dengan bantuan obat-obatan.

Breakthrough pain
Rasa sakit ini akan tetap muncul meski penderita kanker telah mengonsumsi obat untuk meredakan sakit kronisnya. Intensitas rasa sakit ini tidak dapat diantisipasi, tetapi lebih buruk dari nyeri kronis. Ini bisa bertahan selama satu jam dan berulang beberapa kali pada hari yang sama.


Berikut berbagai jenis dari nyeri kanker

Nyeri tulang
Ini adalah jenis nyeri somatik yang disebabkan oleh kanker di daerah tertentu atau di berbagai area tubuh. Rasa sakit ini digambarkan tajam, menggerogoti, kram dan sakit.

Nyeri saraf
Dikenal sebagai nyeri neuropatik, nyeri saraf disebabkan oleh tekanan pada saraf, organ lain dari tubuh, sumsum tulang belakang atau oleh saraf yang rusak. Penyebab nyeri ini adalah kemoterapi, radioterapi, dan perawatan kanker lainnya. Nyeri saraf digambarkan seperti rasa terbakar dan kesemutan.

Nyeri phantom
Rasa sakit ini tak tertahankan dan penyebab pasti rasa sakit ini masih belum diketahui dengan jelas. Bagi beberapa orang, rasa sakit ini hilang dalam beberapa bulan, sementara yang lain ada yang masih merasakan rasa sakit setelah satu tahun atau lebih. Penderita harus memberitahu dokter jika mengalami rasa sakit ini, karena mereka dapat mengendalikannya dengan bantuan obat penghilang rasa sakit.

Nyeri jaringan lunak
Ini dikenal juga dengan nyeri visceral, yang terjadi di otot dan organ. Rasa sakit ini digambarkan seperti kram dan rasa sakit yang tajam. 

Referred pain
Rasa sakit ini berasal dari suatu organ dalam tubuh dan menyebabkan rasa sakit di bagian lain dari tubuh.

Apapun rasa sakitnya, penting untuk mengonsultasikannya ke dokter tentang intensitas rasa sakitnya, sehingga dokter dapat meresepkan obat pembunuh rasa sakit yang sesuai. Rasa sakit dapat bervariasi pada tiap orang dan beberapa mungkin memerlukan dosis tambahan penghilang rasa sakit untuk mengatasinya.

Sumber: Boldsky
Loading...
loading...

0 komentar:

Post a Comment